Kunjungan HIMABA di BBPBPTH

Himpunan Mahasiswa Budidaya Hutan (HIMABA) yang dinaungi oleh Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada mengadakan kunjungan ke salah satu instansi kehutanan yaitu Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH) yang berada di Jl. Palagan Tentara Pelajar Km.15: Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan program unggulan HIMABA yang menjadi salah satu perhatian utama dalam meningkatkan pengetahuan dan pengalaman di bidang silvikultur.

Kunjungan ke BBPBPTH memberikan informasi mengenai keadaan dunia kerja di bidang silvikultur dan kaitannya dengan semakin gencar program pemerintah dalam kegiatan reklamasi dan rehabilitasi lahan, baik berupa lahan kritis, area bekas tambang ataupun lahan bekas kebakaran. Dalam hal ini mahasiswa diharapkan mampu berpikir kritis untuk dapat mensukseskan program pemerintah dalam upaya peningkatan produktivitas lahan hutan berupa kayu serta pelestarian keanekaragam hayati. Sehingga diharapkan kegiatan ini dapat memenuhi tujuannya yaitu untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa khususnya mahasiswa minat silvikultur, selain mendapatkan teori di dalam kelas dan praktikum yang ada di kampus namun juga menambah pengetahuan tentang penerapan ilmu dilapangan dan dunia kerja kehutanan khususnya silvikultur dalam lingkup penelitian bioteknologi dan pemuliaan tanaman. Pun, kegiatan ini juga diharapkan memberikan gambaran dan arahan kepada mahasiswa tentang ranah dunia kerja silvikultur dan menumbuhkan semangat mahasiswa untuk menggali passion dalam individu masing-masing terkait ilmu silvikultur.

Kunjungan ini disambut oleh Ir. Machfud M.Agr sebagai kepala balai BBPBPTH yang sekaligus membuka kegiatan
serta materi tentang BBPBPTH dan capaian yang telah dihasilkan dari beberapa laboratorium yang ada. Beliau menekankan bahwa penelitian di sektor kehutanan khususnya silvikultur harus selalu ditingkatkan dan dikembangkan karena penelitian terkait silvikultur masih bisa dibilang sedikit dan ini merupakan salah satu peluang bagi mahasiswa kehutanan. Bapak Kepala Balai menuturkan bahwa “Semakin kedepan tugas rimbawan akan semakin banyak, tantangannya sekarang adalah bagaimana produktivitas hutan bisa meningkat baik produk kayu maupun non kayu serta jasa lingkungan”. Setelah pemberian materi oleh Kepala Balai dilanjutkan dengan pengarahan teknis pembagian kelompok dan labolatorium yang akan dikunjungi.

Adapun kegiatan yang dilakukan dalam kunjungan ini adalah mengunjungi beberapa Laboratorium, diantaranya; Laboratorium kultur jaringan, Laboratorium bioenergi, Laboratorium genetika molekuler serta persemaian.  Pada setiap Laboratotium dipandu oleh kepala Laboratorium dan asisten Laboratorium.  Selain penjelasan mahasiswa juga disuguhkan dengan hasil karya penelitian yang telah dilakukan dari masing-masing Laboratorium.

Laboratorium kultur jaringan dijelasan tentang bagaimana teknik propagasi (perbanyakan) vegetatif, dari cara pembuatan media eksplan, sumber eksplan, penanaman sub kultur dan teknik aklimatisasi tanaman sampai tanaman siap ditanam di lapangan. Pada laboratorium bioenergi dijelaskan tentang seleksi produk buah nyamplung, pohon dari provenans mana yang menghasilkan rendemen minyak biodiesel paling tinggi serta proses pengolahan buah nyamplung hingga menjadi biodiesel. Laboratorium genetika molekuler tak kalah menarik, mahasiswa dijelaskan tentang konservasi genetik, pemuliaan dan bioteknologi untuk meningkatkan produktivitas Non-kayu FEM: Food (Artocarpus, Tengkawang); Energy (Calophyllum, Arenga). Non-FEM (Santalum, Gyrinops, Aquilaria). Antusiasme mahasiswa sangat tinggi dalam menyerap hal-hal yang disampaikan oleh kepala maupun petugas laboratorium. Rasa ingin tahu mahasiswa pada setiap lab yang dikujungi pun juga sangat tinggi, hal ini terlihat dari intensitas dan berbagai macam pertanyaan yang dilontarkan kepada pemateri.